GLOBALJAMBI.CO.ID – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperkuat kualitas sumber daya aparatur melalui Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah ingin mencetak ASN yang profesional, berintegritas, adaptif, serta memiliki semangat pelayanan publik yang tinggi.
Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menegaskan bahwa Latsar CPNS bukan hanya sekadar tahapan administratif sebelum pengangkatan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebaliknya, pelatihan ini menjadi proses penting untuk membentuk karakter, pola pikir, dan budaya kerja ASN masa depan.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan setiap proses pembelajaran secara maksimal agar mampu menghadapi tantangan birokrasi modern yang semakin dinamis.
Latsar Jadi Fondasi Karier ASN Profesional
Dalam arahannya, Azhar Hamzah menjelaskan bahwa tahapan pembelajaran klasikal memberikan kesempatan besar bagi peserta untuk memahami tugas dan fungsi ASN secara menyeluruh. Karena itu, peserta perlu mengikuti setiap materi dengan disiplin, fokus, dan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, peserta juga harus menginternalisasi nilai dasar ASN BerAKHLAK sebagai pedoman utama dalam menjalankan pengabdian kepada negara dan masyarakat.
“Meskipun berlangsung dalam waktu yang relatif singkat, saya berharap pelatihan ini mampu menjadi fondasi yang kokoh dalam perjalanan karier saudara sebagai aparatur negara,” ujarnya.
Selain memperkuat kompetensi teknis, Latsar juga membantu peserta meningkatkan kemampuan berpikir kritis, membangun komunikasi yang baik, dan memperluas wawasan terkait pelayanan publik.
Oleh sebab itu, peserta diharapkan aktif berdiskusi, memperkaya pengalaman belajar, serta menjaga semangat selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
ASN Harus Adaptif dan Responsif terhadap Perubahan
Azhar Hamzah menilai masyarakat kini menuntut pelayanan publik yang cepat, transparan, akuntabel, dan responsif terhadap perkembangan teknologi maupun dinamika sosial. Karena itu, ASN harus mampu beradaptasi dengan perubahan sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat.
Tidak hanya itu, ASN juga memegang peran strategis sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan masyarakat, sekaligus perekat persatuan bangsa. Dengan demikian, setiap aparatur wajib menerapkan nilai-nilai ASN BerAKHLAK dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Nilai tersebut mencakup orientasi pelayanan, akuntabilitas, kompetensi, harmonisasi, loyalitas, adaptivitas, hingga kemampuan berkolaborasi.
Selain menuntut kecakapan administratif, pemerintah juga mendorong ASN agar memiliki empati sosial dan komitmen kuat dalam mendukung pembangunan daerah.
Pemkot Sungai Penuh Butuh ASN Cerdas dan Berintegritas
Lebih lanjut, Azhar Hamzah menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik serta percepatan pembangunan daerah. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah membutuhkan ASN yang mampu bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja dengan hati.
Karena itu, ia meminta seluruh peserta Latsar menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, serta menunjukkan dedikasi tinggi selama menjalankan tugas sebagai aparatur negara.
“Pemerintah Kota Sungai Penuh terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah. Untuk mewujudkannya, kita membutuhkan ASN yang mampu bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja dengan hati,” tegasnya.
Di akhir arahannya, Azhar Hamzah menyampaikan optimisme terhadap para peserta Latsar CPNS. Ia menilai para peserta merupakan generasi terbaik yang akan membawa kemajuan birokrasi Kota Sungai Penuh di masa depan.
Dengan semangat muda, kemampuan, dan integritas yang dimiliki, para CPNS tersebut diyakini mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Sungai Penuh.









