GLOBALJAMBI.CO.ID – Skema Kredit Usaha Rakyat Pekerja Migran Indonesia (KUR PMI), berpotensi menjadi mesin pertumbuhan baru bagi Bank Jambi. Sekaligus mendorong percepatan pembangunan ekonomi, di Provinsi Jambi.
Melalui program ini, Bank Jambi tidak hanya dapat memperluas pembiayaan produktif. Tetapi juga berperan dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing di pasar kerja internasional.
Pengamat perbankan, Laila Farhat, menilai Bank Jambi memiliki peluang besar untuk mengembangkan pembiayaan KUR PMI. Menurutnya, kebutuhan tenaga kerja Indonesia yang kompeten di berbagai negara terus meningkat. Oleh karena itu, Bank Jambi perlu memanfaatkan momentum tersebut, dengan menghadirkan inovasi pembiayaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas SDM.
“Pengembangan KUR PMI bukan sekadar memperluas penyaluran kredit, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang. Untuk memperkuat kualitas SDM, sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi daerah,” ujar Laila.
Bank Jambi Punya Modal Kuat Kembangkan KUR PMI
Selain memiliki permodalan yang solid, Bank Jambi juga menguasai pengalaman panjang dalam menyalurkan kredit produktif kepada sektor prioritas dan pelaku UMKM. Di samping itu, jaringan layanan yang luas, semakin memperkuat posisi Bank Jambi untuk mengembangkan program KUR PMI secara optimal.
Laila menjelaskan, langkah tersebut sekaligus membuka peluang di versifikasi portofolio pembiayaan. Sehingga Bank Jambi mampu menjangkau segmen nasabah produktif, yang lebih luas. Dengan demikian, bank tidak hanya meningkatkan pertumbuhan bisnis, tetapi juga memperkuat perannya sebagai motor pembangunan ekonomi daerah.
Lebih lanjut, Laila mencontohkan keberhasilan Bank BJB yang telah menjalin kolaborasi dengan berbagai lembaga pelatihan kerja dalam penyaluran KUR PMI. Menurutnya, pola kerja sama tersebut, dapat menjadi referensi bagi Bank Jambi untuk membangun ekosistem pembiayaan yang lebih terintegrasi.
Di sisi lain, Provinsi Jambi memiliki jumlah penduduk usia produktif yang cukup besar. Namun, banyak calon pekerja migran masih menghadapi keterbatasan biaya untuk mengikuti pelatihan. Memperoleh sertifikasi, hingga menyelesaikan proses penempatan kerja ke luar negeri.
Karena itu, kehadiran KUR PMI dengan bunga yang terjangkau, akan membuka akses pembiayaan bagi masyarakat. Sehingga semakin banyak tenaga kerja Jambi, memperoleh kesempatan bekerja di luar negeri.
KUR PMI Dorong Ekonomi Daerah dan Lahirkan Wirausaha Baru
Tidak hanya memberikan manfaat kepada pekerja migran, KUR PMI juga mampu menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah. Pasalnya, remitansi atau dana kiriman dari pekerja migran kepada keluarga di kampung halaman. Akan meningkatkan daya beli masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan konsumsi rumah tangga.
Selanjutnya, dana tersebut juga berpotensi menjadi modal usaha ketika para pekerja kembali ke daerah asal. Dengan begitu, masyarakat dapat membangun usaha baru, memperluas lapangan pekerjaan, dan menggerakkan roda perekonomian lokal secara berkelanjutan.
Selain itu, Bank Jambi juga memperoleh peluang untuk memperluas basis nasabah produktif. Kondisi tersebut tentu akan memperkuat pertumbuhan bisnis bank. Sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi Provinsi Jambi.
Meskipun demikian, Laila mengingatkan Bank Jambi agar tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Oleh sebab itu, proses seleksi debitur, analisis kelayakan, hingga pengawasan pembiayaan harus berjalan secara ketat demi menjaga kualitas kredit.
Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan Program
Agar program KUR PMI berjalan optimal, Laila mendorong Bank Jambi membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Antara lain, BP2MI, Balai Pelatihan Vokasi, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), serta pemerintah daerah.
Menurutnya, sinergi yang kuat akan menciptakan ekosistem pembiayaan yang profesional, terintegrasi, dan berkelanjutan. Dengan demikian, calon pekerja migran tidak hanya memperoleh akses pembiayaan, tetapi juga mendapatkan pelatihan, pendampingan, hingga penempatan kerja yang berkualitas.
Pada akhirnya, Laila menegaskan bahwa perbankan modern tidak cukup hanya mengejar profitabilitas. Sebaliknya, bank juga harus menghadirkan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat.
“Melalui KUR PMI, Bank Jambi dapat menggabungkan tujuan bisnis dengan misi sosial. Yaitu mencetak SDM unggul yang mampu bersaing di pasar global, sekaligus mempercepat pembangunan ekonomi Jambi,” tutupnya.









