Pilwako Sungaipenuh 2024, ini kata Pengamat Citra Darminto

- Jurnalis

Minggu, 6 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, SUNGAIPENUH- Peluang menang petahana pada pemilihan walikota (Pilwako) kota Sungaipenuh, 27 November mendatang, cukup besar. Menurut Pengamat politik Citra Darminto S.IP,.M.MP, Dosen Ilmu Politik dan Pemerintahan Universitas Jambi mengatakan, Ahmadi Zubir yang merupakan petahana dalam pemilihan kepala daerah memiliki peluang besar untuk memenangkan kompetisi.

Beberapa faktor kunci diidentifikasi sebagai pendorong utama, termasuk kinerja yang terbukti, jaringan politik yang kuat dan dukungan dari basis pemilih yang sudah ada.

Disisi lain Kandidat petahana diuntungkan dengan sempitnya waktu pelaksanaan pilkada dan pelaksanaan kampanye Pilkada 2024, Masa kampanye Pilkada 2024 lebih singkat, 60 hari, 25 September – 23 November 2024.

Baca Juga :  MD KAHMI Kerinci-Sungai Penuh Resmi Dilantik

“Beberapa faktor yang menyebabkan petahana lebih berpotensi memenangkan pilkada, Petahana memiliki akses untuk memobilisasi sumber daya seperti jejaring pemerintahan, kelompok masyarakat. Petahana juga memiliki relasi dengan elemen-elemen masyarakat yang dibina lewat implementasi kebijakan. Kemudian, petahana lebih mudah untuk mempromosikan diri lewat kebijakan yang menyentuh masyarakat secara signifikan,” beber Citra Darminto.

Penuturan dia, Investasi politik petahana selama menjabat, ditambah ingatan publik yang masih hangat dan hanya mengenal petahana sebagai kepala daerah, akan membawa keuntungan bagi petahana ditengah masa kampanye pilkada yang pendek.

“Sehingga saya mencoba menyimpulkan, wajar jika saya menilai petahana memiliki peluang lebih besar untuk menang pilkada,” katanya.

Baca Juga :  Pimpin Rakor Politik Se-Provinsi Jambi, Gubernur Al Haris : Kita Harus Bersinergi Sukseskan Pemilu dan Pilkada 2024

Tentu dengan catatan, petahana yang berprestasi atau tidak memiliki persoalan kinerja yang sangat serius tentunya. Jadi dalam kontestasi electoral alias kepemiluan seorang kandidat agar bisa terpilih maka dia harus memiliki setidaknya tiga modal utama. Pertama, yaitu popularitas, akseptabilitas, dan kredibilitas atau kepercayaan.

Kalau bicara Soal popularitas dan akseptabilitas, incumben atau petahana sudah mengantongi keduanya.Sementara untuk non-petahana, baru mulai merintis. Adapun modal kredibilitas, petahana sudah memiliki modal tersebut. Hanya saja bobotnya sangat tergantung pada persepsi masyarakat atas kinerja selama petahana menjabat.(*)

Berita Terkait

Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Solusi Banjir di Sungai Penuh dan Kerinci
Wako Alfin Lantik Y.Z. Oktovianus sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan Periode 2026-2030
Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci
Kerinci dan Sungai Penuh Dukung Batik Air Beroperasi di Bandara Muara Bungo
Ucapan Pemkot Sungai Penuh untuk H. Murison Jadi Simbol Harmoni Dua Daerah Bertetangga
Penuh Haru, Ny. Sri Kartini Alfin Hadirkan Semangat bagi Pasien Cuci Darah di RSUD MH Thalib
Wako Alfin Serahkan Ambulance untuk Warga Desa Sungai Ning
ASN Sungai Penuh Qurban 39 Ekor Sapi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:10 WIB

Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Solusi Banjir di Sungai Penuh dan Kerinci

Senin, 1 Juni 2026 - 12:04 WIB

Wako Alfin Lantik Y.Z. Oktovianus sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan Periode 2026-2030

Senin, 1 Juni 2026 - 08:00 WIB

Wako Alfin Naik ke Menara Masjid Raya Sungai Penuh, Mengingat Sejarah Pengibaran Merah Putih Pertama di Kerinci

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:22 WIB

Kerinci dan Sungai Penuh Dukung Batik Air Beroperasi di Bandara Muara Bungo

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:01 WIB

Ucapan Pemkot Sungai Penuh untuk H. Murison Jadi Simbol Harmoni Dua Daerah Bertetangga

Berita Terbaru