Kemenag Kerinci Gelar FGD Penguatan Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan

- Jurnalis

Jumat, 20 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID, Kerinci — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD), penguatan deteksi dini konflik sosial berdimensi keagamaan dengan tema “Merawat Kebersamaan, Meneguhkan Moderasi beragama ditengah Keberagaman”, pada hari Jum’at (20/06/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Aula PLHUT Kantor Kemenag Kabupaten Kerinci dan dihadiri oleh Ketua MUI Kabupaten Kerinci, Ketua FKUB Kabupaten Kerinci, serta berbagai pihak, dari unsur Kementrian Agama, ormas islam, penyuluh agama, dan media massa.

FGD ini bertujuan untuk memperkuat peran Kementerian Agama dalam mengidentifikasi dan menangani potensi konflik sosial yang berlatar belakang keagamaan secara lebih cepat dan efektif.

Baca Juga :  HUT ke-14, NasDem Kerinci Mantapkan Langkah Menuju Partai Besar dan Solid

Kepala Kantor Kemenag Kerinci, H. Pahrizal, S.Ag., MM dalam sambutannya menyampaikan pentingnya sinergi antar stakeholder dalam menjaga kerukunan umat beragama agar tidak terjadi konflik sosial maupun keagamaan.

Karena potensi konflik tetap ada dalam hal perbedaan pendapat, penafsiran praktik keagamaan, kemudian gesekan pemahaman keislaman di ruang publik dan media sosial namun kita tidak boleh lengah.

Deteksi dini merupakan langkah preventif dan persuasif yang sangat penting agar konflik tidak berkembang menjadi hal yang lebih besar,” ujar H. Pahrizal

Diskusi FGD ini dipimpin langsung oleh ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bapak Dr. Hadi Candra dan diskusi tersebut berlangsung dinamis, dengan para peserta berbagi pengalaman dan strategi dalam menangani isu-isu sensitif di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Tingkatkan Disiplin dan Kinerja, Pemerintah Kecamatan Tanco Gencarkan Monev ke Seluruh Desa

Topik menjadi perhatian dalam diskusi tersebut adalah perbedaan pemahaman yang ada di kabupaten kerinci yang berpotensi memicu konflik sosial maupun keagamaan.

Melalui kegiatan ini, Kemenag Kerinci berharap “langkah-langkah strategis dalam rangka memperkuat sistem deteksi dini dan penanganan konflik berbasis nilai-nilai toleransi, dialog, dan kebersamaan” Ucapnya

Akhir acara tersebut dilaksanakan penanda tanganan peserta tentang pernyataan komitmen bersama peserta Focus Group Discussion (FGD), penguatan deteksi dini konflik sosial berdimensi keagamaan dengan tema “Merawat Kebersamaan, Meneguhkan Moderasi beragama ditengah Keberagaman”.(Yan)

Berita Terkait

Dinkes Kerinci Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan BLUD untuk Seluruh Faskes
Ini 7 Nama yang Lolos Seleksi Administrasi Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci
Mobile Banking Bank Jambi Kembali Aktif, Lupa Pasword, ini Caranya
Bank Jambi Kerinci Ambil Bagian di Festival Kopi Kerinci
Proyek Tanggul Batang Merao Rp12,9 Miliar Disorot, Dugaan Pengurangan Jumbo Bag Minta Diusut
Seduh 3.805 Kopi Semarakkan Festival Kopi Kerinci 2026
Tanam Perdana Kopi Arabika 2026, Dorong Kopi Kerinci Mendunia
Bank Jambi Cabang Kerinci Dukung Festival Kopi Kerinci 2026, Dorong Kopi Lokal Menuju Panggung Dunia
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:20 WIB

Dinkes Kerinci Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan BLUD untuk Seluruh Faskes

Jumat, 25 September 2026 - 19:32 WIB

Ini 7 Nama yang Lolos Seleksi Administrasi Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci

Senin, 21 September 2026 - 10:24 WIB

Bank Jambi Kerinci Ambil Bagian di Festival Kopi Kerinci

Minggu, 20 September 2026 - 23:37 WIB

Proyek Tanggul Batang Merao Rp12,9 Miliar Disorot, Dugaan Pengurangan Jumbo Bag Minta Diusut

Minggu, 20 September 2026 - 22:40 WIB

Seduh 3.805 Kopi Semarakkan Festival Kopi Kerinci 2026

Berita Terbaru