Bupati Monadi Dampingi Suplayer Eropa, Kayu Manis dan Nilam Kerinci Bidik Pasar Internasional

- Jurnalis

Jumat, 9 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID – Bupati Kerinci, Monadi, mendorong potensi pertanian daerah agar mampu menembus pasar internasional. Kali ini, komoditas unggulan seperti kulit kayu manis dan nilam menarik perhatian para suplayer komoditas pertanian dari Belanda, Jerman, dan Swedia.

Monadi mendampingi para suplayer asal Eropa tersebut untuk mengenalkan potensi hasil pertanian Kabupaten Kerinci. Langkah ini membuka peluang bagi petani lokal untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas unggulan daerah.

Selain memiliki kekayaan alam yang melimpah, Kerinci juga menyimpan potensi besar pada sektor perkebunan. Karena itu, peluang kerja sama dengan pelaku usaha internasional menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing produk pertanian Kerinci.

Bupati Monadi Perkenalkan Potensi Pertanian Kerinci

Bupati Kerinci, Monadi, terus mendorong pengembangan sektor pertanian sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah. Melalui pertemuan bersama para suplayer dari Belanda, Jerman, dan Swedia, Monadi memperkenalkan potensi komoditas lokal yang memiliki peluang untuk menjangkau pasar global.

Kulit kayu manis dan nilam menjadi dua komoditas yang mendapat sorotan. Keduanya memiliki potensi ekonomi yang dapat membuka peluang usaha bagi petani serta pelaku sektor pertanian di Kabupaten Kerinci.

Baca Juga :  Bank Jambi Salurkan CSR untuk Masjid Baitul Mustofa

Selain itu, pengenalan komoditas unggulan kepada calon mitra internasional dapat memperluas jaringan perdagangan. Dengan demikian, petani Kerinci memiliki peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Kayu Manis dan Nilam Berpeluang Tembus Pasar Eropa

Kerinci memiliki potensi pertanian yang dapat mendukung kebutuhan pasar internasional. Kulit kayu manis menjadi salah satu komoditas perkebunan unggulan, sedangkan nilam menawarkan peluang ekonomi melalui pemanfaatannya sebagai bahan baku industri minyak atsiri.

Kehadiran suplayer dari Belanda, Jerman, dan Swedia membuka kesempatan untuk menjajaki kerja sama perdagangan. Namun, peluang tersebut perlu mendapat dukungan melalui penjagaan mutu, ketersediaan pasokan, dan kesinambungan produksi.

Oleh sebab itu, petani dan pelaku usaha lokal perlu memperkuat kualitas hasil panen. Di samping itu, pengelolaan pascapanen yang baik dapat membantu meningkatkan daya saing produk Kerinci di pasar internasional.

Jika peluang ini berkembang menjadi kerja sama konkret, sektor pertanian Kerinci berpotensi memperoleh akses pasar yang lebih luas. Pada akhirnya, peningkatan permintaan dapat membuka peluang peningkatan pendapatan petani.

Baca Juga :  Bupati Monadi Sholat Idul Adha Bersama Warga di Bukit Tengah

Perluas Pasar Global, Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Peluang kerja sama dengan pelaku usaha Eropa menjadi momentum bagi Kabupaten Kerinci untuk memperkuat sektor pertanian. Pemerintah daerah dapat mendorong sinergi antara petani, kelompok tani, pelaku usaha, dan calon mitra perdagangan agar potensi komoditas lokal menghasilkan manfaat ekonomi yang nyata.

Selain memperluas pasar, penguatan rantai pasok juga penting untuk menjaga keberlanjutan usaha pertanian. Dengan kualitas produk yang konsisten dan pasokan yang memadai, komoditas unggulan Kerinci berpeluang meningkatkan daya saing di tingkat global.

Karena itu, langkah memperkenalkan kulit kayu manis dan nilam kepada suplayer internasional perlu berlanjut melalui penjajakan pasar dan kerja sama yang terukur.

Dari Kerinci untuk pasar dunia. Potensi pertanian daerah bukan sekadar kekayaan alam, melainkan peluang untuk menggerakkan ekonomi lokal, memperluas perdagangan, dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Berita Terkait

Mensediar Raih Nilai Tertinggi UKK Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci
10 Tim Kabupaten dan Kota Ramaikan Fun Football Pers Jambi di Batanghari, Jadwal Bergeser ke 23 Oktober
Kabut Asap Memburuk, Disdik Kerinci Terapkan PJJ bagi Siswa SD dan SMP
Bupati Monadi Gerak Cepat ke KemenPAN-RB, MPP Kerinci Ditargetkan Berdiri Semester I 2027
LSM Semut Merah Minta Kejati Jambi Periksa Proyek Tanggul dan Normalisasi Batang Merao Rp 15 Miliar
HUT ke-36 Perumda Tirta Sakti, Bupati Monadi Dorong Transformasi Pelayanan dan Kepedulian Sosial
Jalan Lubuk Suli Dipastikan Diperbaiki 2026, Anggaran Capai Rp1,5 Miliar
Gudang Percetakan MKM Ludes Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Dibakar OTK
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Mensediar Raih Nilai Tertinggi UKK Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Bupati Monadi Dampingi Suplayer Eropa, Kayu Manis dan Nilam Kerinci Bidik Pasar Internasional

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:16 WIB

10 Tim Kabupaten dan Kota Ramaikan Fun Football Pers Jambi di Batanghari, Jadwal Bergeser ke 23 Oktober

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Kabut Asap Memburuk, Disdik Kerinci Terapkan PJJ bagi Siswa SD dan SMP

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Bupati Monadi Gerak Cepat ke KemenPAN-RB, MPP Kerinci Ditargetkan Berdiri Semester I 2027

Berita Terbaru