Kabut Asap Mulai Mengganggu, Dinkes Kerinci Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID — Kabut asap mulai menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Kerinci, Jambi. Kondisi tersebut mendorong Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci mengingatkan masyarakat. Agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak menganggap paparan asap sebagai persoalan sepele.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, H. Hermendizal, meminta masyarakat mengambil langkah pencegahan, terutama ketika kondisi kabut asap semakin pekat.

Menurut Hermendizal, paparan asap dalam waktu lama dapat mengganggu kesehatan, khususnya sistem pernapasan. Karena itu, masyarakat perlu mengurangi paparan asap dan memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing.

Dinkes Kerinci Minta Warga Gunakan Masker

Hermendizal mengimbau warga menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah. Selain itu, masyarakat sebaiknya mengurangi kegiatan di luar ruangan jika kondisi udara semakin buruk.

“Gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah serta kurangi kegiatan di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk,” ujar Hermendizal.

Selain memakai masker, warga juga perlu memperbanyak minum air putih. Kemudian, hindari asap rokok dan segera kembali ke dalam rumah apabila kondisi udara di luar semakin tidak nyaman.

Baca Juga :  Wabup Murison Tekankan Pentingnya Literasi dan Inovasi di Sekolah

Langkah tersebut penting karena paparan asap dapat memicu batuk, iritasi saluran pernapasan, sesak napas. Hingga memperburuk kondisi orang yang sebelumnya memiliki gangguan pernapasan.

Bayi hingga Lansia Perlu Perlindungan Lebih

Dinkes Kerinci juga meminta keluarga memberikan perhatian lebih kepada kelompok rentan. Kelompok tersebut mencakup bayi, anak-anak, ibu hamil, lansia, serta warga yang memiliki penyakit pernapasan seperti asma.

Untuk kelompok tersebut, keluarga sebaiknya membatasi aktivitas di luar rumah ketika kabut asap semakin tebal. Selain itu, pastikan pintu dan jendela rumah tertutup ketika kondisi udara luar memburuk.

Dengan demikian, keluarga dapat mengurangi masuknya asap ke dalam rumah sekaligus menekan risiko gangguan kesehatan akibat paparan udara yang tercemar.

Hermendizal juga mengingatkan warga agar tidak mengabaikan gejala gangguan kesehatan.

“Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami sesak napas, batuk berkepanjangan, nyeri dada, pusing berat, maupun keluhan kesehatan lainnya,” katanya.

Baca Juga :  Gerakan Aktifkan Posyandu, Langkah Dinkes Kerinci Perkuat Layanan Kesehatan

Jangan Panik, Tetap Pantau Kondisi Udara

Meskipun meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, Hermendizal mengingatkan warga agar tidak panik. Sebaliknya, masyarakat perlu tetap tenang sambil menerapkan langkah pencegahan.

Karena itu, warga perlu mengikuti informasi dan imbauan dari pemerintah maupun instansi terkait mengenai perkembangan kondisi udara di Kabupaten Kerinci.

Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci juga mengajak masyarakat menjaga kesehatan diri dan keluarga selama kabut asap masih terjadi. Penggunaan masker, pembatasan aktivitas luar ruangan, konsumsi air putih yang cukup. Serta perhatian terhadap gejala kesehatan menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan setiap hari.

“Lindungi diri, lindungi keluarga, lindungi kesehatan kita. Cegah bahaya kabut asap,” tegas Hermendizal.

Dengan kewaspadaan bersama, masyarakat Kerinci dapat mengurangi risiko gangguan kesehatan selama kondisi kabut asap berlangsung. Jika kualitas udara semakin memburuk, warga sebaiknya mengutamakan keselamatan dan segera mencari pertolongan medis ketika muncul keluhan serius.

Berita Terkait

Mensediar Raih Nilai Tertinggi UKK Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci
Bupati Monadi Dampingi Suplayer Eropa, Kayu Manis dan Nilam Kerinci Bidik Pasar Internasional
10 Tim Kabupaten dan Kota Ramaikan Fun Football Pers Jambi di Batanghari, Jadwal Bergeser ke 23 Oktober
Kabut Asap Memburuk, Disdik Kerinci Terapkan PJJ bagi Siswa SD dan SMP
Bupati Monadi Gerak Cepat ke KemenPAN-RB, MPP Kerinci Ditargetkan Berdiri Semester I 2027
LSM Semut Merah Minta Kejati Jambi Periksa Proyek Tanggul dan Normalisasi Batang Merao Rp 15 Miliar
HUT ke-36 Perumda Tirta Sakti, Bupati Monadi Dorong Transformasi Pelayanan dan Kepedulian Sosial
Jalan Lubuk Suli Dipastikan Diperbaiki 2026, Anggaran Capai Rp1,5 Miliar
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Mensediar Raih Nilai Tertinggi UKK Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Bupati Monadi Dampingi Suplayer Eropa, Kayu Manis dan Nilam Kerinci Bidik Pasar Internasional

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:16 WIB

10 Tim Kabupaten dan Kota Ramaikan Fun Football Pers Jambi di Batanghari, Jadwal Bergeser ke 23 Oktober

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Kabut Asap Memburuk, Disdik Kerinci Terapkan PJJ bagi Siswa SD dan SMP

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Bupati Monadi Gerak Cepat ke KemenPAN-RB, MPP Kerinci Ditargetkan Berdiri Semester I 2027

Berita Terbaru