GLOBALJAMBI.CO.ID — Kabar baik datang bagi masyarakat pengguna Jalan Belui–Koto Lanang atau yang lebih di kenal sebagai Jalan Lubuk Suli, Kabupaten Kerinci. Pemerintah Kabupaten Kerinci kini memasukkan ruas jalan tersebut dalam proses pengadaan pekerjaan tahun anggaran 2026.
Kepastian itu terlihat melalui sistem pengadaan elektronik Pemerintah Kabupaten Kerinci. Masyarakat dapat melihat langsung pengumuman tender pekerjaan Jalan Belui–Koto Lanang melalui sistem SPSE.
Data tersebut mencatat Kode Tender 10171992000 dan Kode RUP 67830569. Saat ini, proses pengadaan sudah memasuki tahap Pengumuman Pascakualifikasi.
Dengan masuknya paket tersebut ke tahap tender, rencana perbaikan Jalan Belui–Koto Lanang kini memiliki dasar pengadaan yang jelas.
Anggaran Perbaikan Jalan Lubuk Suli Capai Rp1,5 Miliar
Dalam data pengadaan, pemerintah menyiapkan pagu anggaran sebesar Rp1.500.000.000 untuk pekerjaan Jalan Belui–Koto Lanang.
Sementara itu, nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) mencapai Rp1.499.993.832,32.
Pemerintah Kabupaten Kerinci menggunakan APBD Kabupaten Kerinci Tahun Anggaran 2026 untuk membiayai pekerjaan tersebut.
Selanjutnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kerinci menjalankan proses pengadaan paket pekerjaan tersebut.
Artinya, pemerintah sudah menyiapkan anggaran sekaligus menjalankan proses pemilihan penyedia untuk pekerjaan jalan yang berada di wilayah Kecamatan Depati Tujuh.
Tender Jalan Belui–Koto Lanang Masuk Tahap Pascakualifikasi
Berdasarkan data SPSE, pemerintah membuat tender tersebut pada 29 September 2026. Paket ini masuk kategori pekerjaan konstruksi.
Kemudian, pemerintah menggunakan metode Tender – Pascakualifikasi Satu File – Harga Terendah Sistem Gugur.
Selain itu, proses tender tidak menggunakan mekanisme reverse auction. Untuk jenis kontrak, pemerintah menggunakan kombinasi lump sum dan harga satuan.
Paket pekerjaan ini juga memiliki lokasi pelaksanaan di Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci. Sementara itu, pemerintah membuka paket tersebut bagi penyedia dengan kualifikasi usaha kecil.
Dengan demikian, proses pengadaan kini bergerak menuju tahapan berikutnya sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Masyarakat Tinggal Menunggu Pelaksanaan Fisik
Masuknya Jalan Belui–Koto Lanang dalam proses tender menjadi perkembangan penting bagi masyarakat yang selama ini menggunakan ruas tersebut.
Namun, masyarakat tetap perlu menunggu sampai seluruh tahapan pengadaan selesai. Setelah pemerintah menetapkan penyedia, pemerintah dapat melanjutkan proses penandatanganan kontrak dan memulai pekerjaan fisik sesuai jadwal serta ketentuan yang berlaku.
Karena itu, proses tender menjadi salah satu tahapan penting sebelum alat dan pekerja turun langsung ke lokasi.
Dengan anggaran mencapai Rp1,5 miliar, masyarakat tentu berharap pekerjaan Jalan Belui–Koto Lanang dapat berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, serta memberikan manfaat bagi kelancaran mobilitas warga.
Untuk melihat data tender secara langsung, masyarakat dapat mengakses sistem pengadaan elektronik Pemerintah Kabupaten Kerinci dan mencari Kode Tender 10171992000.
Sementara itu sebelumnya Kepala Dinas PUPR Kerinci, Maya Novefri Handayani, S.T. mengungkapkan adanya perencanaan perbaikan jalan di maksud di tahun ini 2026 tepatnya pada APBDP.
Sebelumnya, kondisi jalan tersebut telah mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah termasuk masyarakat.
“Semoga perencanaan perbaikan jalan di maksud bisa rampung di tahun ini. Untuk progres akan masuk pada APBDP, dalam hal ini perlunya dukungan dari masyarakat agar proses kontruksi itu berjalan dengan baik nantinya,” ujarnya.
“Kepada masyarakat harap bersabar, intinya beberapa titik jalan yang rusak itu akan kita perbaiki,” tambahnya.(Adi)










