GLOBALJAMBI.CO.ID – Kini, warga Kota Padang semakin mudah membayar pajak tanpa harus datang ke kantor. Pemerintah Kota Padang menghadirkan dua mobil layanan pajak keliling yang aktif mendatangi berbagai titik strategis setiap hari.
Plt Kepala Bapenda Kota Padang, Fuji Astomi, menegaskan bahwa pihaknya terus mendekatkan layanan kepada masyarakat. Ia menyampaikan hal tersebut saat ditemui di Lapangan Apeksi Balai Kota Padang, Aie Pacah, Rabu (8/4/2026).
Layanan Pajak Semakin Dekat dan Mudah Dijangkau
Fuji Astomi menjelaskan bahwa dua mobil layanan pajak keliling terdiri dari mobil Samsat dan mobil layanan pajak milik Bapenda. Keduanya bergerak bersama dan hadir langsung di tengah masyarakat.
Dengan demikian, warga kini bisa membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) maupun pajak kendaraan tanpa antre panjang di kantor. Selain itu, kehadiran layanan ini juga menjangkau wilayah yang sebelumnya cukup jauh dari pusat pelayanan.
Jadwal Keliling Jelas, Warga Tinggal Datang
Lebih lanjut, Bapenda Kota Padang telah menyusun jadwal serta lokasi pemberhentian mobil layanan secara teratur. Misalnya, hari ini mobil layanan hadir di Lapangan Apeksi Balai Kota untuk melayani warga Kecamatan Koto Tangah serta ASN.
Selanjutnya, pada Kamis (9/4/2026), mobil layanan akan berpindah ke RTH Imam Bonjol. Setelah itu, tim akan melanjutkan pelayanan ke kecamatan lain secara bergiliran.
Untuk memastikan kelancaran, Bapenda juga telah berkoordinasi dengan para camat terkait titik lokasi yang strategis dan mudah diakses masyarakat.
Proses Cepat, Tingkatkan Kepatuhan Pajak
Tak hanya mendekatkan layanan, pemerintah juga memastikan proses pembayaran berlangsung cepat. Warga hanya membutuhkan waktu sekitar lima menit untuk menyelesaikan pembayaran pajak.
Oleh karena itu, Fuji Astomi optimistis layanan ini mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat. Ia juga berharap tidak ada lagi warga yang terlambat membayar pajak atau terkena denda.
Selain itu, mobil layanan pajak keliling mulai beroperasi sejak pukul 08.30 WIB hingga pukul 16.00 WIB setiap harinya. Dengan jam layanan yang panjang, masyarakat memiliki fleksibilitas waktu untuk datang.
Akhirnya, Fuji menegaskan bahwa inovasi ini tidak hanya mempermudah warga, tetapi juga mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang secara signifikan.









