Gempa M 5,7 di Bengkulu Terasa Kuat di Kerinci Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026 - 00:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.CO.ID – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Mukomuko pada Jumat malam (7/3/2026) sekitar pukul 23.58 WIB. Getaran gempa tersebut terasa cukup kuat hingga ke wilayah Kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh.

Akibatnya, sejumlah warga mengaku terkejut karena guncangan muncul secara tiba-tiba di tengah malam.

Getaran Gempa Terasa Hingga Dalam Rumah

Menurut informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, gempa terjadi sekitar 44 kilometer tenggara Mukomuko dengan kekuatan 5,7 SR.

Selain itu, warga di beberapa wilayah Kerinci dan Sungai Penuh merasakan getaran selama beberapa detik. Bahkan, sebagian warga melihat perabot rumah ikut bergetar akibat guncangan tersebut.

Baca Juga :  Khairul Suhairi Masuk Daftar Top 100 CEO Indonesia 2025, Bawa Bank Jambi Kian Berprestasi

Karena itu, beberapa warga langsung keluar rumah untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman.

“Terasa kuat sekali tadi, sekitar tengah malam. Kami langsung keluar rumah karena khawatir terjadi gempa susulan,” ujar salah seorang warga Sungai Penuh.

BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Sementara itu, BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Meski demikian, masyarakat tetap perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan.

Di sisi lain, aktivitas gempa di wilayah barat Sumatera memang tergolong cukup tinggi. Pasalnya, kawasan ini berada di jalur pertemuan lempeng bumi yang aktif serta dekat dengan zona megathrust.

Baca Juga :  Warung di Salah Satu Desa di Kerinci Sediakan Hand Sanitizer Untuk Cegah Covid - 19

Para ahli juga mengaitkan aktivitas tersebut dengan keberadaan Sunda Megathrust, yaitu zona tumbukan lempeng yang memanjang di sepanjang pesisir barat Sumatera.

Belum Ada Laporan Kerusakan

Sejauh ini, pemerintah daerah dan masyarakat belum menemukan laporan kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut.

Meski begitu, BMKG tetap mengimbau masyarakat agar selalu memantau informasi resmi dari lembaga terkait. Selain itu, masyarakat juga perlu menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan.

Dengan demikian, masyarakat di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh diharapkan tetap tenang, namun tetap waspada jika terjadi aktivitas gempa susulan.

Berita Terkait

Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis
Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN
Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai
Sosialisasi Tata Kelola Keuangan KONI Kerinci 2026, Nafrizal Tekankan Transparansi dan Profesionalisme Organisasi
Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Solusi Banjir di Sungai Penuh dan Kerinci
Dihadiri Kasi Pidsus dan Kasi Datun, Camat dan Seluruh Kades di Depati Tujuh Ikuti Sosialisasi Anti Korupsi Keuangan Negara
Kerugian Hingga 620 Juta, Pemilik Juanda Cafe dan Biliar Dilaporkan ke Polisi
Bupati Monadi Wujudkan WTP Ke-11, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Keuangan
Berita ini 222 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:10 WIB

Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:27 WIB

Lampu Padam di Tanah Cogok, ini Dugaan Penyebab dan Keterangan PLN

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:36 WIB

Serah Terima Lapangan Proyek, Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:10 WIB

Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Jadi Solusi Banjir di Sungai Penuh dan Kerinci

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:05 WIB

Dihadiri Kasi Pidsus dan Kasi Datun, Camat dan Seluruh Kades di Depati Tujuh Ikuti Sosialisasi Anti Korupsi Keuangan Negara

Berita Terbaru