Bikin Miris, Curhat Orang Tua Korban Bullying di Kerinci, Hingga Tangan Hampir Putus Kena Gigit

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI — Suasana haru dan keprihatinan menyelimuti publik setelah curahan hati seorang orang tua viral di media sosial, menceritakan kekerasan yang menimpa anaknya di lingkungan sekolah dasar. Kasus ini terjadi di SDN 19 Pulau Sangkar, Kabupaten Kerinci, dan menggambarkan potret buram dunia pendidikan yang seharusnya menjadi tempat aman bagi anak-anak untuk tumbuh dan belajar dengan bahagia.

Dalam curhatannya, orang tua korban mengungkapkan kekecewaan mendalam atas tindakan kekerasan yang dialami anaknya oleh teman sekelas sendiri. Luka yang dialami sang anak bukan hanya di kulit, tetapi juga di hati.

“Anak yang selama ini saya jaga sepenuh hati pulang dengan luka di tangan, digigit oleh teman sekelas sampai berdarah dan harus ditangani tenaga kesehatan,” tulisnya dengan nada pilu.

Lebih mengejutkan lagi, tindakan serupa dikabarkan bukan kali pertama terjadi. Orang tua korban menyebut pelaku melakukan hal itu berulang kali, namun tidak ada tindak lanjut tegas dari pihak sekolah.

Baca Juga :  Bawaslu Kerinci Akan Rekrut 849 Pengawas TPS, ini Syarat dan Gaji yang Akan Diterima

“Menjadi pertanyaan besar bagi saya, apakah sekolah tidak mengetahui kejadian ini? Atau memang dibiarkan begitu saja tanpa penyelesaian?” tulisnya lagi.

Ironisnya, kasus ini semakin menuai perhatian setelah muncul kabar bahwa pelaku merupakan anak dari seorang guru di sekolah tersebut. Alih-alih menunjukkan tanggung jawab dan memberi teladan, keluarga pelaku justru disebut mencoba “menyelesaikan” masalah dengan cara yang tidak pantas membungkam korban dengan uang sebesar lima puluh ribu rupiah.

“Tidak ada itikad baik meminta maaf, tidak ada kesadaran untuk memperbaiki kesalahan. Hanya upaya menutup aib dan menutupi kebenaran,” ungkap orang tua korban dengan nada kecewa.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan serius tentang peran dan tanggung jawab lembaga pendidikan dalam mencegah serta menangani kekerasan di sekolah. Apalagi, pelaku disebut berasal dari lingkungan pendidik yang seharusnya menjadi contoh bagi para siswa. “Kejadian ini bukan yang pertama kalinya, melainkan sudah sering berulangkali terjadi. Namun tak ada kunjung tindakan, dikarenakan pelaku merupakan anak dari salah seorang Guru di SD tersebut,” tegasnya.

Baca Juga :  HUT ke-14, NasDem Kerinci Mantapkan Langkah Menuju Partai Besar dan Solid

Masyarakat berharap pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci segera turun tangan untuk menindaklanjuti peristiwa ini dan memastikan kejadian serupa tidak terulang.

“Sekolah seharusnya tempat anak belajar sopan santun, bukan tempat mereka belajar saling menyakiti,” tutup sang orang tua dengan nada getir.

Peristiwa ini menjadi tamparan keras bagi dunia pendidikan, bahwa nilai kejujuran, empati, dan tanggung jawab tidak cukup diajarkan di kelas tetapi harus dicontohkan di kehidupan nyata, terutama oleh mereka yang mengaku sebagai pendidik.(Adi)

Berita Terkait

Dinkes Kerinci Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan BLUD untuk Seluruh Faskes
Ini 7 Nama yang Lolos Seleksi Administrasi Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci
Mobile Banking Bank Jambi Kembali Aktif, Lupa Pasword, ini Caranya
Bank Jambi Kerinci Ambil Bagian di Festival Kopi Kerinci
Proyek Tanggul Batang Merao Rp12,9 Miliar Disorot, Dugaan Pengurangan Jumbo Bag Minta Diusut
Seduh 3.805 Kopi Semarakkan Festival Kopi Kerinci 2026
Tanam Perdana Kopi Arabika 2026, Dorong Kopi Kerinci Mendunia
Bank Jambi Cabang Kerinci Dukung Festival Kopi Kerinci 2026, Dorong Kopi Lokal Menuju Panggung Dunia
Berita ini 8 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:20 WIB

Dinkes Kerinci Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan BLUD untuk Seluruh Faskes

Jumat, 25 September 2026 - 19:32 WIB

Ini 7 Nama yang Lolos Seleksi Administrasi Calon Direksi Perumda Tirta Sakti Kerinci

Senin, 21 September 2026 - 10:24 WIB

Bank Jambi Kerinci Ambil Bagian di Festival Kopi Kerinci

Minggu, 20 September 2026 - 23:37 WIB

Proyek Tanggul Batang Merao Rp12,9 Miliar Disorot, Dugaan Pengurangan Jumbo Bag Minta Diusut

Minggu, 20 September 2026 - 22:40 WIB

Seduh 3.805 Kopi Semarakkan Festival Kopi Kerinci 2026

Berita Terbaru