Ketahuan…Ahmadi-Antos Bawa Massa Dari Luar Saat Kampanye

- Jurnalis

Senin, 9 November 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, SUNGAI PENUH – Sedang viral di sosial media, video beberapa mobil pick up dan kendaraan roda dua yang ‘mengangkut’ massa menuju ke lokasi kampanye atau blusukan salah satu calon walikota.

Ternyata massa dalam video itu merupakan simpatisan Cawako Ahmadi- Antos yang datang dari luar, ada dari sungai liuk dan beberapa kecamatan lainnya sengaja dibawa menuju lokasi blusukan Ahmadi-Antos, hingga kelihatan ramai saat kampanye.

Salah seorang warga Sungai Penuh, Randa pun mengatakan dirinya melihat sendiri saat kampanye Ahmadi-Antos di Hamparan Rawang banyak massa datang dari luar. Bahkan ada video massa dibawa pakai mobil pick up. “Ada yang dibawa pakai mobil pick up, datang dari arah sungai liuk menuju Koto Baru ke Koto Dian Hamparan Rawang,” katanya sembari memperlihatkan video.

Baca Juga :  Akses Jalan Debai Kembali Lumpuh, Rumah warga Kerinci dan Sungai Penuh Kembali Diterjang Banjir

Menurut sumber lainnya, massa yang datang dari luar itu banyak tim srikandi yang sering mengenakan jilbab merah. “Itu massa yang jilbab merah setiap blusukan pasti datang. Jadi kelihatan ramai setiap kampanye ahmadi-antos, padahal banyak massa dari luar lokasi kampanye itu,” ungkap salah seorang warga sungai penuh.

Dari video yang diperoleh media ini dan sudah beredar di sosial media adanya mobil pick up yang mengangkut massa ke lokasi kampanye. Dalam video itu massa yang umumnya berjilbab merah ada juga yang berbaju merah mengacungkan satu jari, sembari menyebut nomor satu.

Video tersebut menuai berbagai komentar di facebook. Seperti akun Ngah Ogi Sandria dalam komentarnya mengakui massa AZAS yang hadir dari luar saat kampanye. Menurut dia sekitar 10 persen. Ia membantah dikatakan massa bayaran.

Baca Juga :  Foto Ahmadi-Al Haris dan Grup WA Koto Keras Heboh, Cari Yang Terbaik, Ahmadi Pastikan Tidak Dukung Syafril Nursal

Ada lagi netizen yang mempertanyakan kenapa Ahmadi-Antos selalu bawa massa dari luar. Hingga kelihatan ramai, padahal massa asli lokasi kampanye itu sedikit. “Pantas kelihatan ramai ternyata bawa massa luar, kenapa tiap blusukan ahmadi-antos selalu begitu,” katanya.

Di video viral lainnya yang dibagikan di Facebook, saat tim ahmadi-antos lewat menuju Hamparan Rawang malah banyak massa yang mengacungkan dua jari, sembari menyebutkan nomor dua Fikar-Yos menang saat tim tersebut melintas.

Sementara itu Cawako Ahmadi dihubungi belum memberikan tanggapan. Saat dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp belum memberikan balasan. (*)

Berita Terkait

Wako Alfin Kawal Percepatan Pembangunan Pasar Beringin Jaya Sungai Penuh
Pemkot Sungai Penuh dan Kanwil Kemenkum Jambi Perkuat Ekosistem Kekayaan Intelektual
Wawako Azhar Hamzah Serahkan 12.000 Bibit Ikan untuk Kelompok Pembudidaya Ikan Kayangan
Kisruh Proyek Pasar Beringin Sungai Penuh Berakhir, PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Titik Temu
Bikin Malu! Kontraktor Proyek APBN Pasar Sungai Penuh Dikabarkan Ngutang Ratusan Juta
Wako Alfin Terima Kunjungan Danrem 042/Garuda Putih, Perkuat Sinergi TNI dan Pemkot Sungai Penuh
Pemkot Sungai Penuh Raih Penghargaan IRH 2026 Predikat Istimewa dari Kementerian Hukum Jambi
Wako Alfin Hadiri Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak di Kayu Aro
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:49 WIB

Wako Alfin Kawal Percepatan Pembangunan Pasar Beringin Jaya Sungai Penuh

Kamis, 24 September 2026 - 21:57 WIB

Pemkot Sungai Penuh dan Kanwil Kemenkum Jambi Perkuat Ekosistem Kekayaan Intelektual

Selasa, 22 September 2026 - 22:09 WIB

Wawako Azhar Hamzah Serahkan 12.000 Bibit Ikan untuk Kelompok Pembudidaya Ikan Kayangan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Kisruh Proyek Pasar Beringin Sungai Penuh Berakhir, PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Titik Temu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Bikin Malu! Kontraktor Proyek APBN Pasar Sungai Penuh Dikabarkan Ngutang Ratusan Juta

Berita Terbaru