Pj Bupati Kerinci Pantau Longsor di Jalan Puncak, Asraf : Jalan Sudah Bisa Dilewati, Harapkan Tak Ada Kenaikan Sembako

- Jurnalis

Minggu, 28 April 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBALJAMBI.COM, KERINCI – Jalan puncak tepatnya di Km 18 Tapan – Sungai Penuh mengalami longsor pada Minggu (28/04/2024). Akibatnya, Ratusan kendaraan dari Dua arah terjebak longsor.

Bahkan diantaranya, Belasan mobil Pertamina yang memasok minyak ke beberapa SPBU di Kerinci dan Sungai Penuh, begitu juga mobil yang membawa ikan untuk dijual di beberapa pasar tradisional di Sungai Penuh dan Kerinci juga ikut terjebak longsor.

Untuk memastikan longsor secepatnya ditangani, Pj Bupati Kerinci, Asraf, bersama Kasatlantas Polres Kerinci dan Kasat Intel Polres Kerinci, dan pihak Balai langsung meninjau langsung ke lokasi longsor pada pukul 15.00 wib sore.

Baca Juga :  Pj Bupati Kerinci Asraf Bersama Keluarga Mencoblos di TPS 02 Desa Sebukar

Pj Bupati Kerinci, Asraf, dikonfirmasi menyampaikan bahwa meskipun longsor terjadi diwilayah Kota Sungai Penuh, namun dampaknya akan juga terjadi diwilayah Kabupaten Kerinci jika tak dilakukan penanganan dengan cepat.

“Dampaknya akan terjadi di kelangkaan minyak di SPBU dan harga sembako seperti Ikan takutnya akan mengalami kenaikan jika tak ditangani dengan cepat. Makanya, bersama pihak Polres Kerinci dan pihak Balai kita langsung turun lapangan melihat lokasi, longsor” ungkapnya.

Alhamdulillah sambung Asraf, berdasarkan hasil peninjauan dilapangan, longsor yang terjadi sejak pukul 03.00 Wib dini hari hingga pukul 09.00 wib material longsor sudah berhasil dibersihkan dan arus lalulintas kembali lancar dan jalan sudah bisa dilalui.

Baca Juga :  Video Pernyataan Bupati Monadi Viral, Ini Penjelasan Lengkap dan Respons Camat Depati Tujuh

“Hingga sore ini, pihak balai dan juga terlihat alat berat masih bekerja dilokasi, membersihkan material longsor hingga bersih. Dan mobil sudah tidak ada lagi yang antri dan berjalan dengan lancar,” bebernya.

Orang nomor satu di Bumi Sakti Alam Kerinci ini berharap, dengan telah lancarnya arus lalulintas, agar tak akan menimbulkan kenaikan harga sembako di beberapa pasar tradisional baik di Kerinci maupun di Kota Sungai Penuh. “Jangan ada pedagang yang memanfaatkan hal ini, maka kita harapkan tetap stabil seperti biasanya,” pungkasnya.(Adi)

Berita Terkait

LSM Semut Merah Soroti Dugaan Nepotisme dan Anggaran KDMP Rp80 Miliar di Kerinci-Sungai Penuh
Beasiswa Kerinci Cerdas Dibuka, Monadi Siapkan Generasi Qur’ani
Wabup Murison Sidak Pasar Senen Siulak, Pemkab Kerinci Gelar Operasi Pangan Murah
Monadi Dukung Pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII, Perkuat Akses Warga Kerinci
Bupati Kerinci Sambangi BPJN Jambi, Usulkan Penanganan Jalan Pelompek–Pauh Tinggi
Nabil Minta Hukuman Mati Jika Hakim Tolak Pembelaannya, Sidang PN Jambi Jadi Sorotan
Dugaan PETI Skala Besar di TNKS Kerinci Viral, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Perkuat Perlindungan HAM, Wabup Murison Teken MoU dengan KemenHAM Jambi
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

LSM Semut Merah Soroti Dugaan Nepotisme dan Anggaran KDMP Rp80 Miliar di Kerinci-Sungai Penuh

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Beasiswa Kerinci Cerdas Dibuka, Monadi Siapkan Generasi Qur’ani

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Wabup Murison Sidak Pasar Senen Siulak, Pemkab Kerinci Gelar Operasi Pangan Murah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Monadi Dukung Pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII, Perkuat Akses Warga Kerinci

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Nabil Minta Hukuman Mati Jika Hakim Tolak Pembelaannya, Sidang PN Jambi Jadi Sorotan

Berita Terbaru